Adab media Sosial Berdampak Elektabilitas
Media sosial membuka dan mempermudah serta membantu akses bagi masyarakat, media sosial juga bisa menjadi sarana untuk mengembangkan kesadaran bagi penggunanya, baik itu membangun otonomi, empati, menjalin keakraban, maupun berpolitik, singkat kata media sosial membuat manusia makin beradab.
Namun sebaliknya media sosial juga bisa berdampak negatif, lewat media sosial berbagai kejahatan kemanusiaan bisa mendapat ruang gerak nya secara mudah, seperti menebarkan teror, melakukan korupsi, manipulasi data, kekerasan, dan sebagainya, lewat media sosial itu pula orang bisa menjadi makin tidak peduli, kehilangan jati diri, dan kurang bertanggung jawab.
Dengan perkembangan media sosial sekarang ini, pendidikan etika masih tetap relevan dan sangat penting diberikan terutama pendidikan, dimana pendidikan etika mutlak diperlukan agar orang tidak salah arah ketika berhadapan dengan arus perkembangan teknologi dan ia tetap tertuju pada visi kemanusiaan nya, melalui pendidikan karakter yang menekankan soal kejujuran, tanggung jawab, dan penghargaan kepada orang lain.
Terkadang untuk menilai atau mengetahui karakter atau sifat si pengguna media sosial dapat dilihat, baik itu dari isi pesan yang di bagikan atau dari susunan kalimat, bahkan lebih jauh lagi jika si pemakai terlalu over dalam berorasi di media sosial, bahkan akan mudah melihat kualitas dari seseorang.
Bagi pendatang baru di media sosial atau yang baru mengenal alat komunikasi smartphone yang berbasiskan android, akan sangat mudah terbaca, dan pengetahuan ini tidak semua dimiliki oleh semua orang termasuk pemain lama, itupun tergantung apakah adab atau etika selalu di prioritaskan oleh pemain lama di media sosial.
Bahkan perkumpulan atau group yang terbentuk di media sosial memiliki dampak yang beresiko, jika tujuan dari pembentukan tersebut tidak di pahami oleh seseorang, terutama pendatang baru, dan tidak menutup kemungkinan pemain lama juga sebagai penyumbang dampak resiko diatas, artinya si pemain lama menggunakan teknik melempar sesuatu topik masalah dengan kalimat yang tersusun rapih dengan tujuan tertentu.
Seperti Partai Politik yang ada sekarang ini banyak menggunakan media sosial, baik itu memperkenalkan misi dan visi nya atau merangkul simpatisan untuk bergabung menjadi anggota atau calon kandidat sebuah Partai Politik, bisa di bayangkan jika terjadi salah kirim dari isi pesan atau kalimat yang salah, atau keterangan yang ujung-ujungnya menjatuhkan elektabilitas dari sebuah Partai Politik.
Kepercayaan atau polularitas pada sebuah Partai Politik sangat berpengaruh terhadap kualitas kepercayaan simpatisan, untuk itu semua kader yang ada di sebuah Partai Politik mesti memahami betul, baik itu tanggung jawab serta visi dan misi dan rencana kerja, baik itu jangka pendek mau jangka panjang sebuah Parpol.
Bisa dibayangkan jika percakapan media sosial pada sebuah kader Parpol, dimana awal maksudnya membahas hal yang ringan atau kecil dalam hal oprasional kepengurusan Parpol, namun karena terjadi salah kirim isi pesan, akhirnya akan berdampak seperti uraian diatas.
Dampak yang lain dari media sosial, salah satunya juga mengenai fitur yang didesain antar muka pada media sosial, fitur yang digunakan memberikan pengguna media sosial untuk mempresentasikan profil mereka secara mendalam, dimana dampak dari profil yang terlihat sangat jelas, dan berisiko kepada ancaman privasi.
Biasanya peristiwa diatas sering terjadi kepada pendatang baru di media sosial dan bisa jadi baru menggunakan smartphone, dan untuk menghindari dari beberapa resiko diatas, khususnya para kader lama di sebuah Parpol dapat memberikan Role model atau teladan bagi pendatang baru khususnya Milenial muda.
Memberikan edukasi sangat penting agar dapat mencegah adanya ancaman dari luar organisasi, mencegah terbaca nya informasi rahasia dari sebuah Parpol yang ditumpanginya, dan diharapkan dapat mengajak serta membudidayakan Adab serta Attitude kepada semua kader, terutama kaum Milenial pendatang baru di ajang pesta Demokrasi Partai Politik.
Note :
Bagi kaum Milenial muda dan pembaca sekalian, terutama yang berdomisili di Kalimantan Barat, khususnya pontianak.
Siapa saja yang ingin bergabung menjadi kader di Partai Politik dan ingin menjadi calon Legislatif di PEMILU tahun 2024 kami menanti anda.
Adapun persyaratan "GRATIS" ada di judul artikel selanjutnya atau silakan klik disini, atau dapat menghubungi di kontak kami.
< Demikian >
0 comments:
Post a Comment